Jumat, 13 Oktober 2017

Memahami Teknik Propaganda Bandwagon ( Jutaan Orang Ikut Demo 212 dan sejenisnya)

Memahami Teknik Propaganda Bandwagon ( Jutaan Orang Ikut Demo 212 dan sejenisnya)

Akhir – akhir ini setelah Indonesia di terpa serangan sentimen SARA yang tak habis – habis menjelang pilkada, ada hal menarik dan absurd yang bisa pahami melalu sudut pandang lain. Kita tahu bahwa sebelum pilkada DKI beberapa orang atau kelompok mengikuti demo yang berseri – seri atau bisa dikatakan masuk dalam 212 cinematic universe. Jika kita lihat mereka akan selalu mendengungkan soal jumlah orang yang mengikuti demo tersebut hingga yakin bahwa demo itu diikuti lebih dari jutaan orang ketika tampil di pemberitaan media. Tidak cukup sampai situ, kasus chat sex Rizieq dan juga pembubaran HTI juga melakukan hal yang sama bedanya mereka mengatakan bahwa pengacara dalam jumlah besar akan hadir di kasus tersebut.

Lalu kenapa mereka propaganda seperti itu digunakan? Lihat pejelasan berikut

 Memahami Teknik Propaganda Bandwagon ( Jutaan Orang Ikut Demo 212 dan sejenisnya)

Propaganda Bandwagon atau seruan mengikuti pihak mayoritas merupakan propaganda yang berisi imbauan untuk mengajak khalayak masyarakat untuk bergabung dengan kelompoknya karena kelompoknya mempunyai tujuan baik dan menyenangkan. Selain bergabung juga bisa sekedar mendukung atau cuma menggemari atau bahkan mempunya pandangan yang sama dengan kelompok tersebut. Kunci dari propaganda ini adalah memainkan citra yang baik.

Disini propagandis harus turun ke lapangan untuk menjalankan aksinya, tak cuma sembunyi dibalik layar. Teknik ini digunakan untuk meyakinkan target propagandis untuk segera bergabung dengan kelompok tersebut dengan menerima program yang diberikan sang propagandis.

Dengan kata lain bahwa propaganda ini merupakan teknik penyampaian pesan yang memiliki implikasi bahwa sebuah pernyataan, gagasan atau produk diinginkan banyak orang atau mempunyai dukungan luas meski tidak dikatakan secara spesifik. Selain itu menggambarkan seolah hal – hal tadi mempunyai unsur yang seolah penting, menarik dan dibutuhkan. Teknik ini berupaya memainkan perasaan atau emosional kelompok sesuai yang dikehendaki sang propagandis. Teknik ini sangat mirip dengan teknik testimoni, namun cara yang digunakan untuk menarik perhatian adalah dengan lebih dahulu membentuk kelompok dan melancarkan himbauan.

Memahami Teknik Propaganda Bandwagon ( Jutaan Orang Ikut Demo 212 dan sejenisnya)

Contoh mudah dari propaganda ini ketika kita melihat berita entah lewat media cetak atau sosial media dengan judul, “Jutaan Orang Mendukung Program Anti Korupsi,”, “Lihatlah Semua Orang Mendukung Capres X,”, atau “Ribuan Orang Mendesak agar Pak Anu Ditangkap.”

Teknik ini menempatkan target sebagai minoritas, dan agar tidak menjadi minoritas maka ia harus bergabung dengan kelompok mayoritas. Jika ternyata target sudah menaruh simpati, teknik ini dapat meneguhkan atau menguatkan mereka dengan mendemostrasikan mereka bahwa mereka sudah berada di pihak yang benar dan baik bersama dengan kelompok yang mereka taruh simpati itu.

Dalam kehidupan nyata misalnya, penggunaan teknik ini bisa kita temukan ketika seorang propagandis menyewa sebuah auditorium, stadion, stasiun radio siaran atau stasiun televisi. Dia membariskan puluhan ribu orang dalam sebuah parade atau kampanye atau acara sejenis lainnya, menggunakan simbol warna, musik, gerakkan dan segala seni dramatis lainnya.

Dia akan meminta massa untuk mengirimkan telegram, sms, chat, status atau komentar di sosial media, menulis surat, mengemukakan pendapat dan komentar terkait perbuatannya. Dia menggunakan perasaan kebanyakan orang dengan memasuki kerumunan massa. Dia membangkitkan semangat kelompok manusia, mengikat mereka dengan ikatan ras, etnis, suku, agama, gender, status sosial, profesi, ideologi, kebangsaan dan sebagainya. Disini, propagandis berkampanye untuk mendukung atau menentang sebuah program, kebijakan atau isu – isu tertentu dan menggugah emosi sebagai seorang islam, katolik, hindu, atau protestan, sebagai petani, buruh tambang, ibu rumah tangga atau guru sekolah untuk mengikuti barisan mereka.

Dengan teknik ini, segala bentuk kesamaan indah diupayakan, bahkan yang bersifaf menjilat orang banyak sekalipun digunakan untuk menimbulkan dan menghilangkan ketakutan, kebencian, prasangka, bias, keyakinan dan ide yang dianut oleh sebuah kelompok. Emosi ini sengaja diciptakan agar bisa mendorong atau menarik massa agar bisa menjadi anggota kelompok pada suati gerbong (bandwagon).
Tema dasar gugahan bandwagon ialah, “orang lain mengerjakan hal itu, maka Anda sebaiknya mengerjakannya juga.” Karena sebagian dari massa tidak ketinggalan, teknik ini bisa sangat berhasil. Namun asosiasi propaganda atau IPA menyatakan bahwa “tidak pernah sangat banyak kerumunan orang bergegas melompat kedalam gerbong, ketika propagandis mengatakan banyak orang masuk ke dalam gerbong (kelompoknya).” Maksud dari pernyataan ini adalah para kerumunan itu tidak semuanya akan bergabung kedalam kelompok yang dipropagandakan sang propagandis apabila menemui faktor tertentu seperti sikap kritis atau rasional.

Pengukuran keberhasilan propaganda ini bisa melalui beberapa hal seperti program yang dipropagandakan propagandis, dan bukti mendukung dan menolak program, apa tujuan yang hendak dicapai apakah kepentingan kolektif atau individu.

Terkait fenomena yang marak akhir – akhir ini dalam 212 cinematic universe misalnya dimana mereka yang mendukung, ikut bergabung hingga alumninya yang terus membuat gebrakan yang hebatnya nembus galaksi sebelah, propaganda teknik seringkali digunakan. Tujuannya ialah selain mencari anggota, setidaknya juga minimal mencari orang yang simpati dan tertarik sehingga setuju dan mendukung akan apa yang propagandis lakukan misal demo 212 memenjarakan Mr Ah. Propagandis disini akan menghimbau akan program atau tujuan propagandanya kepada calon anggota atau target propaganda yaitu demonstrasi untuk memenjarakan Mr Ah. Propagandis akan menggambarkan seolah acara itu banyak yang ikut, hal ini akan menggambarkan bahwa acara itu penting dan menarik di kalangan sebagian masyarakat. Semakin banyak yang ikut maka semakin menarik perhatian pula acaranya. Ketika di lapangan nanti, sang propagandis akan mengklaim bahwa acaranya diikuti oleh banyak orang sampai jutaan, terutama ketika masuk ke berita media massa nanti akan menjadi nilai bahwa acara itu banyak didukung dan membuat banyak orang bergabung dan ini nantinya akan membuat pembaca juga tertarik akan demo tersebut dan bergabung atau mendukung tujuan propaganda mereka.

Belum selesai sampai situ, sama seperti yang dibahas sebelumnya bahwa ada unsur citra baik dalam tujuannya, propagandis akan menghimbau dan menggambarkan tujuan propaganda atau programnya sangat baik sehingga orang – orang kedepannya akan bergabung atau setidaknya mendukung mereka. Misalnya seperti mengajak untuk berdoa agar Indonesia tak lagi ada penista agama, lalu tentang keselamatan NKRI, lalu membela ulama, dan tentunya inti acara yaitu memenjarakan Mr Ah.

Memahami Teknik Propaganda Bandwagon ( Jutaan Orang Ikut Demo 212 dan sejenisnya)

Lalu bagaimana propagandis mengajak agar nantinya orang semakin mendukung gagasan propagandanya?

Seperti tulisan sebelumnya bahwa permainan emosi atau perasaan sangat berperan disini. Ketika di lapangan, sang propagandis dengan lantang menyuarakan pendapatnya yang terbilang provokatif agar bisa memancing emosi negatif menurunkan emosi positif seperti kesabaran seperti amarah dan juga menambah semangat mereka karena sosok yang mereka demo sudah melecehkan unsur keyakinan mereka. Menaikan gengsi dan nama baik, agar tidak diinjak – injak juga meruapakan hal yang didengungkan agar para anggota itu semakin bersemangat.

Teknik ini juga berlaku di acara event musik, olahraga seperti jalan sehat, dan lain sebagainya. Termasuk kasus HRS dan pembubaran HTI yang menggunakan ratusan atau ribuan pengacara itu.

 Sekian yang bisa dibahas, salam sejahtera selalu.

Sumber refrensi dan gambar:
Shoelhi, Muhammad.2012.Propaganda dalam Komunikasi Interasional.Bandung:Simbiosa Rekatama Media
http://www.republika.co.id/berita/na...-75-juta-orang
http://www.jawapos.com/read/2017/05/...-700-pengacara
https://nasional.tempo.co/read/news/...-000-pengacara

Jumat, 06 Oktober 2017

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat


Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Beberapa hari yang lalu, Indonesia sempat dihebohkan dengan ajakan tentang nobar atau nonton bareng akan sebuah film yang diduga berisi propaganda orba, yaitu film G30S PKI. Dari kejadian tersebut, ada hal menarik yang sebenarnya ingin inyong bahas terkait propaganda yaitu kesalah pahaman masyarakat terkait propaganda. Dalam hal ini bukan berarti membela film tersebut, namun membahas propaganda dari sudut pandang lain. Namun sebelum itu ada baiknya kita mengerti terlebih dahulu apa itu propaganda. Pada dasarnya, propaganda juga termasuk kegiatan komunikasi, yaitu komunikator (pengirim pesan) yang memberi pesan kepada komunikan (penerima pesan) melalui media tertentu dengan tujuan dan efek tertentu. Who(siapa?), says what(berkata apa?), to whom(kepada siapa?), what channel(lewat media apa?), with what effect(dengan efek apa?), begitulah kira - kira dari sudut pandang ilmu komunikasi.

Namun secara spesifik propaganda sendiri itu apa sih? Ada banyak pengertian yang diungkapkan para ahli, namun saya akan mengambil yang paling bagus akan hal itu. Propaganda sendiri menurut Garth S. Jowett dan Victoria O'Donell (1982) yaitu sebuah upaya yang dilakukan secara sengaja dan sistematis untuk membentuk persepsi, memanipulasi pikiran, dan mengarahkan kelakuan orang banyak untuk mendapatkan reaksi yang diinginkan oleh penyebar dan pembuat propaganda itu sendiri atau biasa disebut propagandis.

Propaganda sendiri sudah dipakai beberapa kali ketika masa perperangan seperti pada saat perang dunia ke dua, di mana blok barat dan timur saling beradu propaganda dalam meraih simpati rakyat dan dunia. Jerman pada masa kepimpinan Hitler pun juga sama, bahkan sering menggunakan media film sebagai penyampai pesan propaganda yang berisi kebencian akan barat ataupun yahudi. Bahkan dari masa inilah tercipta quote terkenal, "Sebarlah kebohongan sesering mungkin, maka orang akan melihat itu sebagai kebenaran." Ya, ungkapan ini terjadi karena dalam lingkup masyarakat, sudut pandang komunikasi terjadi hanya satu arah atau satu sudut pandang. Mereka yang memberikan sudut pandang lain akan ditendang. Lalu apa efeknya, orang - orang yang menerima pesan propaganda itu akan mudah dibrainwash dan didikte, sifat kritis mereka menghilang karena tidak ada pesan pembanding dari sudut pandang lain. Dalam mempertahankan kekuasaan, propaganda seperti ini cukup ampuh seperti Indonesia jaman Suharto atau RRC yang sampai saat ini terus - terusan dikuasai partai komunis. Tak terbesit di benak pemikiran mereka untuk memberontak, karena dalam benak mereka hanya ada anggapan pemerintah itu baik, dan kalaupun memberontak biasanya sudah ditekan duluan sama militer atau pihak berwenang.

Lalu bagaimana kaitannya dengan hal yang kita bahas? Ya, propaganda sendiri sudah lahir jauh sebelum itu, dan terus berkembang melewati masa ke masa hingga saat ini. Penggunaan propaganda pun semakin beragam, nah di sinilah kita akan membahas itu. Ada banyak kesalahpahaman masyarakat terkait propaganda, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Propaganda selalu bertujuan buruk, padahal tidak

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Banyak yang bilang termasuk masyarakat dan media pada umumnya seolah hal yang berbau propaganda selalu ada kepentingan jahat di dalamnya. Padahal sebenarnya tidak seperti itu, dalam bentuk tujuan, propaganda sebenarnya dibagi dua yaitu soft propaganda dan hard propaganda. Apa itu soft propaganda? Soft propaganda merupakan bentuk tujuan propaganda yang lebih menampilkan pesan - pesan yang menenangkan dan cenderung menghindari semangat kebencian, kecurigaan dan agitasi. Contoh dari soft propaganda adalah pesan perdamaian dan toleransi, pesan anti terorisme, anti narkoba, anti trafficking, gerakan melawan kanker payudara, serviks dan sejenisnya, melawan HIV/AIDS, melawan penebangan liar, penangkapan satwa liar yang terancam punah, dan lain sejenisnya. Soft propaganda mengutamakan aspek pencerahan dan mampu menarik banyak pihak untuk membangun sinergi dan mengembangkan kerja sama. Sedangkan lawan dari hal ini adalah hard propaganda yaitu suatu bentuk tujuan propaganda yang menimbulkan daya destruktif atau kerusakan dan dapat menimbulkan persaingan negatif, aneka benturan kepentingan bahkan kebencian dan permusuhan. Contoh dari hard propaganda ialah kampanye hitam pada masa politik, propaganda perang, dan propaganda terorisme. Masyarakat internasional sudah sangat takut bahwa pergaulan internasional lebih banyak diwarnai pendekatan kekerasan sehingga menimbulkan ketegangan, untuk itu pendekatan soft propaganda menjadi alternatif dari sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah pendekatan yang buruk.

2. Propaganda selalu berunsur hoax, padahal tidak

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Perlu diketahui bahwa dari segi sumber pendukung pesan, tidak semua selalu berunsur hoax. Dalam hal ini ada yang disebut propaganda bersifat putih, hitam, abu - abu dan rasional. Bersifat putih karena propaganda dilakukan secara jujur, benar, sportif, isi pesan yang disampaikan serta sumbernya jelas. Contoh dari propaganda dengan sifat ini adalah propaganda kampanye kesehatan seperti kampanye anti rokok atau asap rokok serta kampanye anti diebetes atau serangan jantung.

Sedangkan yang bersifat hitam, ialah propaganda yang dilancarkan secara taktis untuk menipu, penuh kepalsuan, tidak jujur, tidak mengenal etika dan cenderung berpikir sepihak (walau berpikir sepihak sebenarnya bisa di propaganda apapun). Sifat propaganda ini dikenal dengan istilah lempar batu sembunyi tangan, seperti tuduhan Jokowi adalah PKI dan sejenisnya.

Sedikit sama dengan bersifat hitam, bersifat abu - abu maksudnya propaganda yang dilakukan oleh kelompok serta sumber tak jelas dengan tujuan menimbulkan keraguan, mengacaukan pikiran, adu domba, intrik dan gosip. Contohnya seperti propaganda teori konspirasi terorisme yang seolah hanya sandiwara polisi atau propaganda konspirasi bumi datar.

Yang terakhir rasional sedikit mirip dengan bersifat putih yaitu propaganda yang mengungkap dengan jelas sumbernya atau tujuannya dijelaskan secara rasional seperti propaganda anti terorisme yang disebar oleh pihak berwenang seperti polisi dan BNPT.

3. Propaganda selalu hadir lewat film dan poster, padahal tidak

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Yang ini juga salah kaprah yang sering dipikirkan banyak orang. Propaganda sendiri adalah sebuah kegiatan komunikasi dengan tujuan tertentu bahkan untuk menyampaikan pesannya lewat media tertentu. Beberapa media yang menunjang propaganda ialah suara radio, event - event seperti pawai, expo atau pameran, seminar, konser musik, teatrikal dan sejenisnya, umbul - umbul, kaos, musik, film, iklan audio visual di tv atau internet, banner, koran, majalah, buku cerita fiksi atau mungkin non fiksi, dan lain sejenisnya. Biasanya meliputi bentu audio seperti musik (suara), visual seperti baju kampanye (yang bisa dilihat) serta gabungan keduanya audi visual seperti contoh iklan Perindo.

4. Propaganda selalu berkaitan dengan agama, politik, perang dan sejarah, padahal tidak

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Ini juga sama, propaganda sudah meliputi berbagai hal seperti yang dijelaskan sebelumnya di nomer satu bahwa propaganda bisa digunakan untuk apa saja. Misal untuk propaganda ekonomi ada yang disebut commercial propaganda yaitu propaganda yang digunakan untuk meraih keuntungan, ini bisa dilihat sehari - hari yaitu kegiatan promosi penawaran produk baru, diskon, event tertentu dan semacamnya. Iklan yang menawarkan produk seperti Indomie, Chitato atau shampo Clear yang menawarkan barang dengan audio visual indah serta kelebihan barang dagangan juga termasuk propaganda ekonomi.

Selain itu juga ada propaganda kesehatan dan sosial - budaya, seperti propaganda promosi pariwisata melalui event tarian tradisional atau aksi seni teatrikal tradisional macam ludruk, propaganda anti , propaganda anti kekerasan rumah tangga, propaganda anti narkoba, propaganda melawan kanker serviks dan lain sebagainya yang digunakan untuk menambah wawasan dan kesadaran masyarakat akan kesehatan, budaya dan aksi sosial.

5. Propaganda selalu bersifat menakut - nakuti, padahal tidak

Salah Paham tentang Propaganda yang selalu ada di Masyarakat

Propaganda tidak lah selalu bersifat koersif atau menakut - nakuti atau mengancam, seperti yang terjadi Jerman era kepemimpinan Hitler atau Korea Utara hingga saat ini atau kampanye bahaya serangan jantung atau kanker karena rokok. Dalam penyampaian propaganda ada juga yang persuasif atau ajakan suka rela seperti propaganda sosial dalam aksi melawan HIV/AIDS yang menyebar pita merah bahkan bunga lalu juga propaganda ekonomi dalam promosi biskuit misalnya. Selain itu juga ada yang provokatif seperti propaganda kampanye hitam atau hate speech untuk memusuhi kubu tertentu yang gak jauh beda dengan koersif.

Setelah melihat penjelasan tadi sebenarnya propaganda sendiri mempunyai kekurangan seperti yang sudah inyong jelaskan. Yaitu penggunaan satu sudut pandang, yang berpengaruh pada pemilahan data dan fakta. Mirip dengan framing atau pengemasan terhadap berita di media. Propaganda sendiri walau tujuannya baik atau buruk tentu akan selalu menggunakan satu sudut pandang karena jika mereka menggunakan sudut pandang lain maka tujuan propaganda mereka akan hancur. Misal seperti kampanye anti rokok vs kampanye pro rokok dari perusahaan rokok, tentu keduanya akan terus beradu propaganda dengan pesan yang yang tak bertentangan dengan tujuan mereka. Dalam hal ini, kampanye anti rokok akan menggunakan data dan fakta yang menunjukan kalau rokok akan berimbas pada kanker hingga kematian, lalu bagaimana jika ada fakta yang menyebutkan sebaliknya tentu akan dihindari karena jika digunakan propaganda sosial mereka akan runtuh. Begitu pula dengan pro rokok, mereka akan menggunakan data rokok dan kanker serta kematian tak saling berhubungan. Mereka juga menggunakan data yang menunjukan kalau ada sebuah negara yang perokoknya banyak namun penderita kanker serta angka kematian yang disebabkannya juga kecil. Mereka tentu menghindari data yang menunjukan kalau rokok dan kanker ada hubungannya. Simpelnya mirip ketika kita berpromosi, kita akan menggunakan sudut pandang bahwa barang kita itu bagus. Kita akan mempromosikan dengan testimoni pelanggan bahwa pelayanan dan barangnya bagus. Lalu bagaiman jika ada testimoni yang buruk akan dagangan kita, ya gak kita ambil karena berimbas pada citra baik dan kelangsungan bisnis kita. Nah mungkin seperti itu penjelasan kekurangan akan propaganda yang ada.

Mungkin cukup sekian tulisan saya kali ini, mohon maaf jika ada salah kata. Salam damai untuk semua.

Sumber refrensi:

Shoelhi, Muhammad.2012.Propaganda dalam Komunikasi Internasional.Bandung: Simbiosa Rekatama Media

Colby, Lauren A.2014.In Defense of Smokers.Jakarta: Indonesia Berdikari

Youna, Andi & Savitri, Zumi.2015.Propaganda Media: Teori dan Studi Kasus Aktual.Jakarta: Penerbit Mitra Wacana Media

Kamis, 05 Oktober 2017



Pengertian HAM, Macam-Macam HAM, Contoh Pelanggaran HAM, dan Pelanggaran HAM di Indonesia

Sejak lahir setiap manusia sudah mempunyai hak asasi yang dijunjung tinggi serta diakui semua orang. Hak tersebut lebih penting dibandingkan hak seorang penguasa ataupun raja. Hak asasi itu sendiri berasal dari Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan kepada seluruh manusia. Akan tetapi, pada saat ini sudah banyak hak asasi yang dilanggar oleh manusia guna mempertahankan hak pribadinya.

Hak dapat diartikan sebagai kekuasaan dalam melakukan sesuatu atau kepunyaan, sedangkan asasi adalah hal yang utama, dasar. Sehingga hak asasi manusia atau sering disebut sebagai HAM dapat diartikan sebagai kepunyaan atau milik yang bersifat pokok dan melekat pada setiap insan sebagai anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT. Untuk lebih jelasnya, berikut pengertian HAM.

Pengertian HAM Pengertian HAM

Hak Asasi Manusia atau HAM adalah hak-hak yang sudah dipunyai oleh seseorang sejak ia masih dalam kandungan. Hak asasi manusia dapat berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM yang tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat atau Declaration of Independence of USA serta yang tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti yang terdapat pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 31 ayat 1, serta pasal 30 ayat 1.

Dalam teori perjanjian bernegara, terdapat Pactum Unionis serta Pactum Subjectionis. Pactum unionis merupakan suatu perjanjian antarindividu guna membentuk negara, sedangkan pactum subjectionis merupakan suatu perjanjian antara individu serta negara yang dibentuk. Thomas Hobbes mengakui Pactum Subjectionis dan tidak mengakui Pactum Unionis. John Lock mengakui keduanya yaitu Pactum Unionis dan Pactum Subjectionis, sedangkan JJ Roessaeu hanya mengakui Pactum Unionis.

Ketiga paham ini berpendapat demikian. Namun pada dasarnya teori perjanjian tersebut mengamanahkan adanya suatu perlindungan Hak Asasi Warga Negara yang wajib dijamin oleh penguasa dan bentuk jaminan tersebut haruslah tertuang dalam konstitusi.

Dalam kaitannya dengan hal tersebut, HAM merupakan hak fundamental yang tidak dapat dicabut karena ia adalah seorang manusia. HAM yang dirujuk sekarang merupakan seperangkat hak yang dikembangkan PBB sejak awal berakhirnya perang dunia II. Sebagai konsekuensinya, negara-negara tidak dapat berkelit untuk tidak melindungi hak asasi manusia yang bukan warga negaranya.

Selama masih menyangkut persoalan HAM pada masing-masing negara, tanpa kecuali, pada tataran tertentu mempunyai tanggung jawab, khususnya terkait pemenuhan hak asasi manusia pribadi-pribadi yang terdapat pada jurisdiksinya, termasuk orang asing. Oleh karena itu, pada tataran tertentu, akan menjadi sangat salah untuk menyamakan antara hak asasi manusia dengan hak-hak lainnya yang dimiliki oleh warga negara. Hak asasi manusia sudah dimiliki oleh siapa saja.

Alasan di atas pula yang dapat menyebabkan hak asasi manusia merupakan bagian integral dari tiap kajian dalam disiplin ilmu hukum internasional. Oleh karena itu bukan sesuatu yang kontroversial lagi apabila suatu komunitas internasional mempunyai kepedulian yang serius dan bersifat nyata terhadap berbagai isu tentang hak asasi manusida tingkat domestik.

Peran komunitas internasional sangat pokok sebagai perlindungan HAM karena sifat serta watak HAM itu sendiri merupakan suatu mekanisme pertahanan dan perlindungan setiap individu terhadap kekuasaan negara yang rentan untuk disalahgunakan, sebagaimana yang sering dibuktikan sejarah umat manusia sendiri. Berikut contoh pelanggaran HAM :

Contoh Pelanggaran HAM

Contoh Pelanggaran HAM
  1. Penindasan serta merampas hak rakyat dan oposisi dengan cara yang sewenang-wenang.
  2. Menghambat dan membatasi dalam kebebasan pers, pendapat, serta berkumpul bagi hak rakyat dan oposisi.
  3. Hukum diperlakukan secara tidak adil dan juga tidak manusiawi.
  4. Manipulatif dan membuat aturan-aturan pemilihan umum sesuai dengan keinginan dari penguasa dan partai otoriter tanpa diikuti oleh rakyat dan oposisi.
  5. Penegak hukum atau petugas keamanan melakukan kekerasan terhadap rakyat dan oposisi.
  6. Deskriminasi adalah pembatasan, pengucilan, serta pelecehan yang dilakukan baik itu secara langsung atau tidak langsung yang didasarkan atas perbedaan manusia suku, ras, etnis, serta agama.
  7. Penyiksaan merupakan suatu perbuatan yang menimbulkan rasa sakit baik itu jasmani maupun rohani.


Pengertian Hak Asasi Manusia Menurut Para Ahli

Pengertian Hak Asasi Manusia Menurut Para Ahli
  1. UU No. 39 Tahun 1999
  2. Menurut UU No. 39 tahun 1999 HAM ialah seperangkat hak yang melekat pada hakikat setiap keberadaan manusia yang merupakan makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Hak merupakan anugerah-Nya yang haruslah untuk dihormati, dijunjung tinggi, serta dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang untuk kehormatan serta perlindungan harkat martabat manusia.
  3. John Locke
  4. HAM merupakan suatu hak yang diberikan langsung oleh Tuhan yang bersifat kodrati. Artinya adalah hak yang dimiliki oleh setiap manusia menurut kodratnya dan tidak dapat dipisahkan hakikatnya, sehingga sifatnya adalah suci.
  5. David Beetham dan Kevin Boyle
  6. Hak asasi manusia dan kebebasan fundamental adalah hak-hak individual dan berasal dari berbagai kebutuhan serta kapasitas-kapasitas manusia.
  7. Haar Tilar
  8. HAM adalah hak yang melekat pada diri tiap insan, apabila tiap insan tidak memiliki hak-hak itu maka setiap insan tersebut tidak bisa hidup seperti manusia. Hak tersebut didapatkan pada saat sejak lahir ke dunia.
  9. Prof. Koentjoro Poerbopranoto
  10. Menurut Prof. Koentjoro Poerbopranoto, hak asasi manusia adalah suatu hak yang bersifat mendasar. Hak yang telah dimiliki setiap manusia dengan berdasarkan kodratnya yang tidak dapat bisa dipisahkan sehingga HAM bersifat suci.
  11. Mahfudz M.D.
  12. HAM merupakan hak yang sudah melekat pada martabat setiap manusia dan hak tersebut sudah dibawa pada saat sejak lahir ke dunia dan pada hakikatnya hak tersebut memiliki sifat kodrati.
  13. Muladi
  14. Hak asasi manusia adalah segala hak pokok atau mendasar yang melekat pada diri setiap manusia dalam kehidupannya.
  15. Peter R. Baehr
  16. Hak asasi manusia adalah hak dasar yang bersifat mutlak dan harus dimiliki oleh setiap insan di dunia guna perkembangan dirinya.
  17. Karel Vasak
  18. Hak asasi manusia merupakan 3 generasi yang didapat dari revolusi Prancis. Karel Vasak mengistilahkan generasi hal ini karena yang dimaksud untuk merujuk pada inti serta ruang lingkup dari hak yang menjadi suatu prioritas utama dalam beberapa kurun waktu tertentu.
  19. Miriam Budiarjo
  20. Hak asasi manusia adalah hak yang harus dimiliki pada setiap orang yang dibawa sjak lahir ke dunia dan menurut Miriam Budiarjo hak tersebut memiliki sifat yang universal, hal ini karena dimiliki tanpa adanya perbedaan ras suku, budaya, agama, kelamin, dan sebagainya.
  21. C. de Rover
  22. Hak asasi manusia merupakan hak hukum yang harus dimiliki oleh tiap orang sebagai manusia. Hak tersebut memiliki sifat yang universal serta dimiliki oleh setiap orang. Hak tersebut seringkali dilanggar, namun hak-hak tersebut tidak akan pernah untuk dapat dihapuskan. Hak asasi merupakan hak hukum, hal ini berarti bahwa hak tersebut merupakan hukum. Hak asasi manusia itu sendiri dilindungi oleh konstitusi serta hukum nasional diberbagai negara di dunia. HAM merupakan hak dasar yang dibawa manusia sejak lahir yang merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak asasi manusia haruslah dihormati, dilindungi, dan dijunjung tinggi. Hak asasi manusia mempunyai sifat yang universal dan abadi.
  23. Austin-Ranney
  24. Hak asasi manusia merupakan ruang kebebasan bagi setiap individu yang dirumuskan dengan jelas dan rinci dalam konstitusi serta sudah dijamin pelaksanaannya oleh pemerintah.
  25. A.J.M. Milne
  26. Hak asasi manusia merupakan suatu hak yang sudah dimiliki oleh semua umat manusia di dunia, di segala masa, dan juga di segala tempat karena keutamaan keberadaannya ialah sebagai manusia.
  27. Franz Magnis Suseno
  28. Hak asasi manusia ialah hak-hak yang sudah dimiliki pada setiap manusia dan bukan karena diberikan oleh masyarakat. Bukan karena hukum positif yang berlaku, namun dengan berdasarkan martabatnya sebagai seorang manusia. Manusia memiliki HAM karena ia adalah manusia.
  29. Oemar Seno Adji
  30. Menurut Oemar Seno Adji, hak asasi manusia adalah hak yang melekat pada setiap martabat manusia sebagai insan dari ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki sifat tidak boleh dilanggar oleh siapapun itu.
  31. G.J Wolhos
  32. Hak asasi manusia adalah sejumlah hak yang sudah mengakar serta melekat dalam diri setiap manusia dunia dan hak-hak tersebut tidak boleh dihilangkan, karena menghilangkan hak asasi manusia orang lain sama saja sudah menghilangkan derajat kemanusiaan.
  33. Leah Kevin
  34. Konsepsi mengenai HAM mempunyai 2 makna dasar. Yang pertama adalah bahwa hak-hak hakiki serta tidak dapat dipisahkan menjadi hak seseorang hanya karena ia adalah manusia. Hak tersebut merupakan hak moral yang berasal dari keberadaannya sebagai seorang manusia. Makna yang kedua dari HAM adalah hak-hak hukum, baik itu secara nasional ataupun internasional
  35. Komnas HAM
  36. HAM adalah Hak asasi manusia yang mencakup dari berbagai bidang kehidupan manusia, baik itu sipil, politik, sosial dan kebudayaan, ataupun ekonomi. Bidang-bidang tersebut tidak dapat dipisahkan antara satu dan yang lainnya. Hak-hak asasi politik dan sipil tidak mempunyai makna apabila rakyat masih harus saja bergelut dengan kemiskinan serta penderitaan. Tetapi, pada lain pihak, persoalan kemiskinan, keamanan, dan alasan yang lainnya tidak dapat digunakan untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia serta kebebasan politik dan sosial masyarakat. HAM tidak mendukung adanya individualisme, melainkan membendungnya dengan cara melindunginya individu, kelompok, ataupun golongan , di tengah-tengah kekerasan kehidupan yang modern. Hak asasi manusia merupakan tanda solidaritas yang bersifat nyata dari suatu bangsa dengan warganya yang lemah.


Ciri Khusus Hak Asasi Manusia

Ciri Khusus Hak Asasi Manusia
Hak asasi manusia atau HAM mempunya beberapa ciri-ciri khusus jika dibandingkan dengan hak-hak yang lainnya. Berikut ciri khusus hak asasi manusia.
  1. Tidak dapat dicabut, HAM tidak dapat dihilangkan atau diserahkan.
  2. Tidak dapat dibagi, semua orang berhak untuk mendapatkan semua hak, baik itu hak sipil, politik, hak ekonomi, sosial, dan budaya.
  3. Hakiki, HAM merupakan hak asasi semua manusia yang sudah pada saat manusia itu lahir.
  4. Universal, HAM berlaku bagi semua orang tanpa memandang status, suku, jenis kelamin, atau perbedaan yang lainnya. Persamaan merupakan salah satu dari berbagai ide hak asasi manusia yang mendasar.


Macam-Macam HAM

Macam-Macam HAM
Ada bermacam-macam hak asasi manusia dan secara garis besar, hak asasi manusia dapat digolongkan menjadi 6 macam. Berikut macam-macam HAM.
  1. Hak Asasi Pribadi
  2. Hak asasi pribadi ialah hak yang masih berhubungan dengan kehidupan pribadi manusia. Contoh dari hak asasi pribadi sebagai berikut :
    • Hak kebebasan untuk dapat bergerak, bepergian, serta berpindah-pindah tempat.
    • Hak kebebasan dalam mengeluarkan atau menyatakan suatu pendapat.
    • Hak kebebasan dalam memilih dan juga aktif berorganisasi.
    • Hak kebebasan dalam memilih, memeluk, dan menjalankan agama yang diyakini oleh tiap-tiap manusia.
  3. Hak Asasi Politik
  4. Hak asasi politik ialah hak yang berhubungan dengan kehidupan politik. Contoh dari hak asasi politik sebagai berikut :
    • Hak dalam memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan umum.
    • Hak ikut serta dalam berbagai kegiatan pemerintahan.
    • Hak guna dalam membuat dan mendirikan partai politik serta mendirikan organisasi politik lainnya.
    • Hak untuk membuat serta mengajukan usulan petisi.
  5. Hak Asasi Hukum
  6. Hak asasi hukum ialah kesamaan kedudukan dalam hukum dan juga pemerintahan, yaitu hak yang berhubungan dengan berbagai kehidupan hukum dan juga pemerintahan. Contoh dari hak asasi hukum sebagai berikut :
    • Hak guna mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum serta pemerintahan.
    • Hak menjadi pegawai negeri sipil atau PNS.
    • Hak untuk mendapat layanan dan perlindungan hukum.
  7. Hak Asasi Ekonomi
  8. Hak asasi ekonomi ialah hak yang berhubungan dengan berbagai kegiatan perekonomian. Contoh dari hak asasi ekonomi sebagai berikut :
    • Hak kebebasan dalam melakukan berbagai kegiatan jual beli.
    • Hak kebebasan dalam mengadakan perjanjian kontrak.
    • Hak kebebasan dalam menyelenggarakan kegiatan sewa-menyewa atau utang piutang.
    • Hak kebebasan untuk mempunyai sesuatu.
    • Hak memiliki serta mendapatkan pekerjaan yang layak.
  9. Hak Asasi Peradilan
  10. Hak asasi peradilan ialah hak untuk diperlakukan sama terhadap tata cara pengadilan. Contoh dari hak asasi peradilan sebagai berikut :
    • Hak dalam mendapatkan pembelaan hukum di depan pengadilan.
    • Hak persamaan dalam perlakuan penggeledahan, penahanan, penyelidikan, penangkapan di muka hukum.
  11. Hak Asasi Sosial Budaya
  12. Hak asasi sosial budaya ialah hak yang brhubungan dengan kehidupan dalam bermasyarakat. Contoh hak asasi sosial budaya sebagai berikut :
    • Hak dalam memilih, menentukan, serta mendapatkan pendidikan.
    • Hak mendapatkan pengajaran.
    • Hak dalam mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan juga minat.
HAM ialah hak dasar yang sudah dimiliki oleh semua manusia. Sejak lahir, tiap-tiap manusia/individu sudah memilikinya dan itu merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Tentunya dalam kalangan bermasyarakat, kita seharusnya menghormati hak-hak orang lain. Namun pada kenyataanya sekarang masih banyak terjadi berbagai pelanggaran dengan masalah hak asasi manusia.

Jika dilihat pada masa lampau sudah banyak terdapat berbagai peristiwa yang sudah menyalahi hak asasi manusia, seperti misalnya penjajahan yang dilakukan pernah terjadi yang dilakukan oleh Belanda dan Jepang terhadap Indonesia.

Pelanggaran HAM di IndonesiaSelain itu masih banyak contoh-contoh yang lainnya yang sudah banyak terjadi setelah Indonesia merdeka. Beberapa di antaranya bahkan hingga menimbulkan banyak korban yang berjatuhan. Berikut beberapa contoh mengenai penyelewengan hak asasi manusia yang pernah terjadi di Indonesia. Yang mungkin hingga saat ini sudah banyak yang masih tanda tanya.

Pelanggaran HAM di Indonesia

  1. Kasus tragedi 1965-1966
  2. Kasus tragedi 1965-1966
    Sejumlah jenderal telah dibunuh dalam peristiwa 30 September tahun 1965. Pemerintahan pada masa orde baru menuding Partai Komunis Indonesia (PKI) sebagai penyebab masalahnya. Lalu pemerintahan pada saat itu membubarkan organisasi Partai Komunis Indonesia tersebut serta melakukan berbagai razia terhadap simpatisan partai tersebut.

    Razia tersebut dikenal dengan operasi pembersihan partai komunis Indonesia (PKI). Komnas HAM telah memperkirakan bahwa setidaknya 500.000 hingga 3 juta warga tewas dibunuh pada saat itu. Ribuan warga lainnya diasingkan serta jutaan orang lainnya hidup dibawah bayang-bayang ‘cap PKI’ hingga bertahun-tahun.

    Dalam peristiwa tersebut, Komnas HAM malah balik menuding Komando Operasi Pemulihan Kemanan serta semua panglima militer [ada daerah yang menjabat pada saat itu sebagai pihak yang bertanggungjawab.

    Sampai saat ini, kasus tragedi 1965-1966 masih ditangani oleh Kejaksaan Agung. Akan tetapi penanganannya lamban dan pada tahun 2013 lalu, Kejaksaan mengembalikan berkas-berkas tersebut kepada Komnas HAM, dengan alasan data yang di dapat kurang lengkap.
  3. Kasus penembakan misterius (Petrus) pada tahun 1982-1985
  4. Kasus penembakan misterius (Petrus) pada tahun 1982-1985
    Penembakan misterius atau dapat disebut juga dengan Petrus alias operasi clurit merupakan sebuah operasi rahasia yang digelar oleh mantan Presiden Soeharto dengan dalih untuk mengatasi tingkat kejahatan yang tinggi pada saat itu.

    Operasi tersebut meliputi operasi penangkapan dan juga pembunuhan terhadap orang yang dianggap mengganggu ketentraman dan keamanan masyarakat, khususnya di daerah Jakarta dan juga Jawa Tengah. Pelakunya tidak jelas, tidak pernah tertangkap, dan tidak pernah diadili.

    Hasil dari operasi clurit, sebanyak 532 orang tewas pada tahun 1983. Dari jumlah tersebut, 367 orang tewas yang diakibatkan karena luka tembakan. Kemudian tahun 1984, tercatat sekitar 107 orang tewas dan di an­­taranya 15 orang tewas akibat ditembak. Selang setahun kemudian, tercatat 74 orang tewas dan 28 di an­taranya tewas akibat ditembak.

    Korban ‘Tembakan Misterius’ tersebut selalu ditemukan dalam keadaan tangan dan lehernya te­ri­kat. Sebagian besar dari korbannya juga dimasukkan ke karung dan ditinggal di pinggir jalan, depan rumah, buang ke sungai, kebut, la­ut, dan hutan
  5. Tragedi Semanggi dan Kerusuhan pada Mei Tahun 1998
  6. Tragedi Semanggi dan Kerusuhan pada Mei Tahun 1998
    Pada tanggal 13 hingga 15 Mei 1998, terjadi berbagai kerusuhan massif yang terjadi hampir di seluruh tanah air. Puncaknya kerusuhan ini di Jakarta. Kerusuhan ini diawali dengan kondisi krisis finansial Asia yang semakin hari semakin memburuk. Dan dipicu oleh tewasnya 4 anggota mahasiswa Universitas Trisakti yang terkena tembakan dalam demonstrasi pada 12 Mei tahun 1998.

    Dalam proses hukumnya, Kejaksaan Agung menyatakan, kasus tersebut dapat ditindak lanjuti apabila ada rekomendasi dari DPR ke Presiden. Karena belum adanya rekomendasi, Kejaksaan Agung mengembalikan berkas penyelidikan tragedi tersebut kepada Komnas HAM. Namun, Kejaksaan Agung beralasan bahwa kasus ini tidak bisa ditindak lanjuti karena DPR sudah memutuskannya, bahwa tidak ditemukan pelanggaran hak asasi manusia berat di dalamnya.

    Dalih lainnya, Kejaksaan Agung beranggapan bahwa kasus penembakan Trisakti sudah diputus oleh Pengadilan Militer pada tahun 1999, sehingga tidak perlu diadili untuk yang kedua kalinya.
  7. Kasus terbunuhnya seorang aktivis HAM Munir Said Thalib
  8. Kasus terbunuhnya seorang aktivis HAM Munir Said Thalib
    Munir Said Thalib ditemukan meninggal dalam pesawat jurusan Jakarta-Amsterdam, pada tanggal 7 September 2004. Pada saat itu ia berumur 38 tahun. Munir Said Thalib merupakan aktivis HAM paling vokal di tanah air. Jabatan terakhirnya ialah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau HAM Indonesia Imparsial.

    Saat menjabat menjadi Dewan Kontras, namanya mencuat sebagai pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada kala itu. Pada saat itu ia membela para aktivis yang merupakan korban penculikan Tim Mawar dari Kopasus Tentara Nasional Indonesia. Setelah Soeharto sudah jatuh tidak menjadi presiden, penculikan itu menjadi alasan dalam pencopotan Danjen Kopassus Prabowo Subianto serta diadilinya para anggota tim Mawar.

    Namun, sampai saat ini, kasus tersebut hanya mengadili seorang pilot maskapai Garuda yang bernama Pollycarpus Budihari Priyanto. Polly mendapatkan vonis hukuman penjara selama 14 tahun lamanya karena ia terbukti berperan sebagai salah satu pelaku yang meracuni Munir dalam penerbangan menuju Amsterdam. Namun, sampai saat ini sudah banyak pihak yang meyakini bahwa Polly bukan otak pembunuhan tersebut.
  9. Tragedi Wamena Berdarah pada tanggal 4 April 2003
  10. Tragedi Wamena Berdarah pada tanggal 4 April 2003
    Tragedi Wamena berdarah terjadi pada tanggal 4 April 2003 pukul 01.00 waktu Papua. Terdapat sekelompok massa yang tidak dikenal membobol sebuah gudang bersenjata Markas Kodim 1702/Wamena. Penyerangan tersebut menewaskankan 2 anggota Kodim, yaitu Lettu TNI AD Napitupulu serta Prajurit Ruben Kana yang keduanya merupakan penjaga gudang senjata. Kelompok penyerang tersebut diduga membawa lari sejumlah senjata dan juga amunisi. Dalam rangka pengejaran terhadap pelaku pembobolan gedung bersenjata tersebut, aparat TNI-Polri diduga melakukan penyisiran, penyiksaan, perampasan secara paksa, penangkapan sehingga pada saat itu menimbukan korban jiwa serta pengungsian penduduk yang dilakukan secara paksa.

    Tercatat 42 orang meninggal dunia yang disebabkan karena kelaparan dan sebanyak 15 orang jadi korban perampasan. Komnas HAM menemukan pemaksaan penanda tanganan surat pernyataan dan perusakan fasilitas umum. Proses hukum atas kasus ini sampai saat ini masih buntu. Terjadi tarik ulur diantara Komnas HAM dengan Kejaksaan Agung. Sementara tersangka terus dapat menikmati hidupnya, mendapatkan sebuah kehormatan sebagai pahlawan, dan menerima kenaikan pangkat serta promosi jabatan tanpa tersentuh hukum sekalipun.


Dalam perwujudannya, hak asasi manusia tidak mampu untuk dilaksanakan secara mutlak, hal ini karena melanggar hak asasi orang lain. Dalam memperjuangkan hak sendiri dengan mengabaikan hak-hak orang lain, merupakan suatu tindakan yang sangatlah tidak terpuji. Kita haruslah menyadari bahwasannya hak asasi kita selalu berbatasan dengan hak-hak asasi orang lain, namun karena itulah ketaatan terhadap peraturan menjadi sangat penting.